Dies Natalis ke-159 HKBP: ‘Sebentuk Renungan Syukur’

Dies Natalis ke-159 HKBP: ‘Sebentuk Renungan Syukur’

 Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Saya hendak menyapa para pembaca, pemerhati, dan secara khusus para pecinta HKBP di manapun berada pada masa pencobaan yang menyulitkan ini gegara dampak pandemi covid-19. Doa dan harapan kita, kiranya TUHAN semakin memberkati, melindungi, mengampuni, dan memulihkan kita bersama Gereja dan bangsa Indonesia.

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) berdiri 7 Oktober 1861 di Sipirok, Sumatera Utara. Penetapan hari jadi ini didasarkan pada tanggal masuk dan mulainya badan zending RMG (Rheinische Missions-gesellschaft) bekerja di Tanah Batak. Sejarah HKBP berakar dari tradisi kerohanian badan zending RMG yang didirikan tahun 1828, di Wuppertal-Barmen, Jerman. Akar RMG adalah beraliran Uniert (‘Gereja Kesatuan’) yang menggabungkan tradisi Lutheran dan Calvinis (Reformed). Dalam prosesnya, RMG berubah nama jadi Vereinigte Evangelische Mission (VEM); sejak 1990-an menjadi United in Mission (UiM) dengan memasukkan gereja mitra di 3 benua: Asia, Afrika, dan Eropa; pada tahun 1996 namanya menjadi United Evangelical Mission (UEM). Aslinya, RMG dijiwai oleh aliran Pietisme Jerman yang bersemangat memberitakan Injil sampai ke ujung bumi.

Saudara-saudari, secara khusus pada hari ini, Rabu 7 Oktober 2020, marilah kita memeringati, menyukuri, dan merayakan Hari Ulang Tahun atau Dies Natalis ke-159 (7 Oktober 1861 – 7 Oktober 2020) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Proficiat HKBP! Panjang umurnya, sehat warganya, kuat imannya di dalam TUHAN. Tata Gereja HKBP (Aturan dan Peraturan HKBP) Tahun 2002 mencatat bahwa Hari Ulang Tahun HKBP adalah salah satu dari Hari Perayaan Khusus Gerejawi yang mesti disyukuri dan dirayakan. Karena itu - sekali lagi - bersama Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dari tempat kita masing-masing di masa pandemi covid-19, marilah kita berdoa dan bersyukur secara baru kepada TUHAN yang telah terbukti menyertai HKBP dan warganya melaksanakan proses tri-tugas panggilan gereja yaitu: bersaksi (marturia); bersekutu (koinonia); dan melayani (diakonia) di tengah gereja, masyarakat, dan bangsa Indonesia bahkan dunia - betapa pun rangkaian pergumulan yang dihadapi. Pada kesempatan ini juga, marilah kita memohon pengampunan atas dosa-dosa dan pelanggaran HKBP di masa lalu serta berjanji untuk membarui diri dengan tidak mengulanginya. Stop bertengkar dan bertikai yang sia-sia. Tetapi marilah memohon hikmat dan kekuatan agar kita bersama HKBP dimampukan merawat prinsip HKBP yang a.l. menegakkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan (justice, peace, and integrity of creation). Mari terus bermisi semampu dan sekuat kita - demi Visi HKBP yakni supaya HKBP Menjadi Berkat Bagi Dunia karena belas kasih Yesus Kristus.

       Saudara-saudari, dengan memakai dan merelevansi istilah nabi Samuel: Eben-Haezer, ‘... sampai di sini TUHAN menolong kita’ (1 Samuel 7:12), maka marilah bersama HKBP: (a) Menoleh sesaat terkait perjalanan 159 tahun silam; (b) Menatap jauh ke masa depan seturut visi Alkitab dan visi HKBP; (c) Menengadah ke sorga untuk bersyukur atas anugerah penyertaan TUHAN sembari memohon hikmat dan kekuatan; serta (d) Berkarya nyata dengan menunaikan tri-tugas panggilan gerejawi agar terus bersekutu, bersaksi, dan melayani, semampu dan sekuat kita dalam konteks Indonesia dan dunia dalam era revolusi teknologi komunikasi digital masa kini. Kita berdoa dan berharap menuju Jubileum 200 Tahun HKBP, kiranya warganya semakin banyak yang cakap berbelas-kasih, yang memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan karena kuasa Roh Kudus.

       Dengan mengingat salah satu motto Martin Luther (1483-1546) yang menegaskan agar Gereja Reformasi adalah yang Senantiasa Mereformasi Diri (Ecclesia Reformata Semper Reformanda Est) - yang di dalamnya termasuk Gereja HKBP – marilah kita selalu membarui diri dan bersedia dibarui berdasarkan Firman TUHAN sebagai sumber pokok pembaruan. ‘TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, makanya kita bersukacita’! (Mzm. 126:3). Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita! Ya TUHAN, berilah kiranya keselamatan! Ya TUHAN, berilah kiranya kemujuran bagi HKBP-ku yang kucinta ini! (Mzm 118:24-26; Mzm. 91:5-11). Salam dari HKBP Resort Jogja. (Pdt A.A.Z. Sihite).    07/10/2020; web:   hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form