Reformasi Yosia, Luther, dan HKBP

HKBP Yogyakarta,

Renungan Minggu XXI Trinitatis, 1 November 2020

Reformasi Yosia, Luther, dan HKBP

(2Raja 23:1-14)

   Saudara-saudari, para pembaca, pendengar, dan pemerhati yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah menyertai kita serta membarui semangat juang kita pada masa pencobaan yang menyulitkan ini, khususnya karena dampak wabah covid-19.

   Alkitab Perjanjian Lama menginformasikan bahwa menjelang runtuhnya kerajaan Yehuda yang sedang mengalami kemerosotan moral/agama, raja Yosia (639-609 BC) tampil sebagai raja sejati yang menegakkan kembali ibadah yang benar kepada TUHAN. Alkitab mencatat bahwa ‘raja Yosia melakukan apa yang benar di mata TUHAN’ (2Raja 22:2). Ia memberi teladan serta menghimbau umat berbuat sesuai ajaran Kitab Taurat yang ditemukan kembali di Bait Suci oleh imam Hilkia (bnd. 2Rj 22:8; 2 Taw 34:14-15). Kendati kejatuhan Yerusalem dan hukuman Allah tidak terelakkan lagi karena dosa dan pelanggaran umat sebelumnya, namun raja Yosia terus berketetapan hati memusatkan pemerintahannya pada reformasi agama. Kitab 2 Raja 23 mencatat reformasi yang digencarkan oleh raja Yosia, antara lain yaitu memerintahkan supaya semua perkakas yang dipakai untuk menyembah Baal, Asyera, dan semua perkakas tersebut dibakar (ay. 4). Tiang-tiang berhala dibakar dan di-abu-kan, kemudian dicampakkan ke kuburan rakyat (ay. 6). Bukit-bukit pengurbanan dirubuhkan dan dinajiskan (ay. 8). Mezbah-mezbah yang dibuat oleh`raja-raja pendahulunya, dirobohkan, diremukkan, dan abunya dicampakkan ke sungai Kidron (ay. 12). Bukit-bukit pengurbanan yang didirikan oleh raja sebelumnya, dinajiskan (ay. 13). Mezbah-mezbah di Betel yang bertentangan dengan Hukum Taurat TUHAN, dihancurkan (ay. 15-16; 1Raj. 13:2).

Saudara-saudari, dari reformasi raja Yosia - mari beralih memaknai sejarah reformasi gereja tanggal 31 Oktober 1517 yang digagas oleh Martin Luther (1483-1546) di Jerman. Kemudian bersama kawan-kawannya makin berkobar semangat pembaruan (roh reformasi) dengan Firman TUHAN sebagai dasar untuk membarui dan memurnikan ajaran Gereja. Inti ajaran khas Martin Luther atau Lutheranisme/Protestantisme yang turut dianut oleh Gereja HKBP - yaitu: (1) Sola Fide atau pembenaran oleh iman saja kepada Allah (tidak oleh pekerjaan baik); (2) Sola Gratia atau pembenaran oleh anugerah Allah saja; (3) Sola Scriptura atau hanya Alkitab (dan bukan tradisi manusia) yang merupakan norma iman yang berwibawa; (4) Solo Christo atau hanya di dalam peristiwa Yesus Kristus saja hal itu genap; dan (5) Soli Deo Gloria atau hanya untuk kemuliaan Allah saja. (Roma 1:17; Ef. 2:8-9; Hab. 2:4; Ibrani 4:12; 2 Tim 3:16-17; Yes. 55:8-11; Yoh. 14:6; Konfesi HKBP 1996 pasal 2). Untuk merawat semangat reformasi, Luther mengangkat motto: Ecclesia Reformata Semper Reformanda Est (Gereja Reformasi adalah yang Senantiasa Mereformasi Diri). Sejarah mencatat, dalam lingkungan Gereja Reformasi kemudian muncul semangat baru memberitakan Injil sampai ke ujung bumi.  

Saudara-saudari, dalam konteks sosial-politik Indonesia, semangat baru reformasi muncul sejak 1998; dan sejak 2014 reformasi semakin terasa secara mental, birokrasi, dan regulasi yang kita harapkan semakin dekat menuju keadilan sosial seiring ideologi Pancasila sebagai identitas dan modernitas Indonesia yang majemuk (bhinneka) ini.

Saudara-saudari, dalam konteks Gereja – khususnya gereja HKBP yang telah berusia 159 tahun dengan jutaan warga jemaatnya - mari kita pastikan bahwa Firman Allah dalam peristiwa Yesus Kristus adalah satu-satunya sumber pokok pembaruan/reformasi dan inspirasi. Semasa dan setelah pandemi covid ini, mari terus ‘menomor-satukan TUHAN’ dan ‘jangan mempertuhankan mammon/harta/jabatan.’ Kiranya TUHAN memampukan kita bersama HKBP supaya bertobat serta terus mereformasi budi dan misi agar HKBP Menjadi Berkat Bagi Dunia, seturut visinya. Mari merelevansikan ajaran pokok gereja kita secara baru dengan prinsip menjunjung keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan karena Yesus Kristus, Sang Reformator sejati. *AAZS* hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form