Kasih Karunia Allah yang Menghidupkan

 

HKBP Yogyakarta,

Renungan Minggu Letare, 14 Maret 2021

Kasih Karunia Allah yang Menghidupkan

(Efesus 2:1-10)

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Alkitab menegaskan: “... semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Rm. 3:23). Dan “... tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan Hukum Taurat ...” (Rm. 3:20). Namun, Alkitab memberitakan bahwa Allah adalah ‘kasih-karunia’ (Yunani: kharis;  Latin: gratia; Ibrani: hèsèd; Batak: asi ni roha) dan ‘sumber rahmat yang yang tak habis-habisnya’ yang ditujukan-Nya kepada umat dan makhluk, dinyatakan  melalui peristiwa Yesus. Demikianlah sesungguhnya bahwa yang baru telah tiba yakni ‘Tata Kasih-karunia’ untuk ‘menggantikan’ yang lama yakni ‘Tata Hukum’ yakni kutuk Hukum Taurat (Gal. 3:10). Kasih-karunia tersebut kini boleh diterima oleh umat manusia secara gratis dengan mengandalkan iman dan rahmat/kasih-karunia di dalam Yesus, terpisah dari tuntutan Hukum (Taurat). Inilah yang menjadi ‘Kabar Gembira’ (Evangelium) yang kemudian dilantangkan dengan sangat nyaring oleh rasul Paulus. 

Saudara-saudari, nas acuan khotbah yang sekaligus menjadi renungan ini sungguh mendasar dan begitu khas. Dalam Surat Efesus, kita dapat menemukan puluhan kali ungkapan ‘Di Dalam Dia’ - yang maksudnya menunjuk pada ungkapan: ‘Di Dalam Yesus Kristus’. Sekadar info bahwa ungkapan ‘di dalam Dia’ yaitu ‘di dalam Yesus Kristus’ – suatu istilah yang sangat berbobot - muncul 160-an kali dalam ‘Surat-surat Rasul Paulus’. Di antaranya, kita menemukan sebanyak 36 kali dalam Surat Efesus. Alkitab memberitakan dan mengajarkan bahwa dengan iman di dalam nama Yesus Kristus, maka kita memeroleh karunia ampunan dosa, hidup baru, dan keselamatan kekal.

            Saudara-saudari, melalui Surat Efesus pasal 1:3-14 dan pasal 2:1-10, antara lain mencatat dan menegaskan bahwa akan terjadi pada orang-orang yang percaya d Wi dalam Yesus Kristus yakni: (a) Mendapat karunia berkat rohani di dalam sorga; (b) Memilih kita sebelum dunia diciptakan supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya; (c) Memperoleh penebusan yaitu pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian; (d) Menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita seturut rencana mulia yang telah ditetapkan-Nya; (e) Mempersatukan segala sesuatu baik yang ada di sorga maupun yang ada di bumi di dalam Kristus sebagai Kepala; (f) Mendapat bagian yang dijanjikan agar kita berpengharapan kepada Kristus dan menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya; (g) Dimeteraikan  dengan Roh Kudus yang telah dijanjikan dan menjadi jaminan bagi kita; (h) Memeroleh keselamatan karena iman di dalam Yesus Kristus sebagai pemberian Allah dan bukan hasil usaha manusia – sebagaimana ditegaskan oleh nas Alkitab: “... sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:8-9). Dalam kaitan kita mengingat dan menghayati inti ajaran Lutheranisme, yang juga dianut oleh HKBP, yakni: (1) Sola Fide  atau pembenaran oleh iman saja kepada Allah (tidak oleh pekerjaan baik); (2) Sola Gratia atau pembenaran oleh kasih karunia Allah saja; (3) Sola Scriptura atau hanya Alkitab (dan bukan tradisi manusia) sebagai norma iman yang berwibawa.

             Saudara-saudari, di mana tempat perbuatan baik dalam kehidupan orang-orang beriman yang diselamatkan? Tempatnya adalah menyertai orang-orang beriman, tetapi bukan lagi sebagai alat mencapai keselamatan, melainkan karena telah diselamatkan. Karena itulah orang-orang beriman menjadi bergiat melakukan perbuatan-perbuatan baik seiring penegasan nas berikut ini:: “... kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya (Ef. 2:8-10). Apakah pekerjaan baik itu? Pekerjaan terbaik adalah memberitakan Injil Kristus dengan kata dan perbuatan yang sepadan dengan pesan Injil Kristus itu sendiri. Salam kasih karunia. *AAZS* hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form