HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH

Khotbah Minggu XVII Setelah Trinitatis 26 September 2021

HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH

(Filemon 1:8-17)

Saudara-saudari yang dikasihi dan mengasihi Tuhan Yesus Kristus; Surat Paulus kepada Filemon merupakan salah satu kitab dalam Perjanjian Baru di AlkitabKristen dan salah satu kumpulan surat-surat Paulus. Surat ini unik karena menjadi surat terpendek di antara surat-surat Paulus yang lainnya. Secara umum surat ini berisikan permohonan Paulus kepada Filemon agar Filemon berbaik hati kepada Onesimus, budaknya yang melarikan diri. Filemon sendiri adalah seorang Kristen terkemuka yang rupanya menjadi anggota jemaat di Kolose. Paulus mengirimkan surat ini bersamaan dengan surat kepada jemaat di Kolose dan merupakan sebuah permohonan – permintaan Paulus kepada Filemon yang sekaligus juga merupakan nasehat pribadinya

Filemon yang merupakan orang terkemuka di Kolose memiliki sejumlah budak dan salah satunya adalah Onesimus. Onesimus melarikan diri ke Kolose dan membawa pergi harta milik Filemon. Dalam pelariannya, Onesimus bertemu dengan Paulus dan akhirnya Onesimus menjadi Kristen (ay. 18-19). Surat ini juga ditujukan kepada Apfia karena ia merupakan seorang pemimpin rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari dan berurusan dengan budak-budak. Oleh karena itu, Paulus merasa perlu dan penting untuk melibatkan Apfia dalam pengambilan keputusan mengenai Onesimus. Surat ini memuat ajakan untuk memperlihatkan kasih dan iman sebagai ciri dari sikap hidup orang Kristen kepada sesama.  Alasan Paulus mengutarakan permohonan kepada Filemon juga berdasarkan oleh kasih yang ada di antara mereka. Paulus juga menginginkan Filemon dapat menerima kembali Onesimus, mengampuninya dan mengasihinya. Kasih yang diinginkan oleh Paulus adalah kasih yang tidak mengenal batas sosial. Meskipun Onesimus adalah seorang hamba atau budak tetapi tetap harus dikasihi sebagai sesama orang Kristen menjadi saudara terkasih. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa Onesimus pernah sesaat merugikan Filemon, namun sekarang oleh karya Allah melalui pelayanan Paulus, Onesimus mendapat pembelajaran rohani, dan karena itulah Paulus berani dalam permintaannya kepada Filemon dengan sebuah keyakinan bahwa sekarang ia akan berguna - lebih berguna - bahkan sangat berguna seperti bagi Paulus, dan demikian bagi Filemon, dan juga bagi seluruh persekutuan umat Allah.

Thema Minggu kita mengatakan ‘hidup sebagai keluarga Allah’, yaitu menerima sesama dan memaafkannya, mengampuni dan mengangkat harkat dan martabat sesama. Memerdekakan orang-orang dari berbagai perhambaan-perbudakan, untuk dijadikan setara-sejajar dan saudara terkasih dalam persekutuan bersama. Memiliki kepercayaan-trust kembali bagi sesama yang mungkin pernah mengecewakan, menyakiti dan kini kembali menempatkannya sebagai sesama dalam keluarga Allah. Mengasihinya, mempercayakan kembali sesuatu dan memberdayakannya dalam tugas dan tanggungjawab yang tepat bagi sesama tersebut. Jalan kasihlah yang mendorong dan mengejahwantakan semua itu diantara kita. Akhirnya pengalaman pengalaman masa-masa lalu, oleh kasih Kristus memperbaharui hubungan-hubungan di antara sesama sebagai keluarga-keluarga Allah. TUHAN memberkati. BWP hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form