Kebahagiaan Mendengar Firman Allah

HKBP Yogyakarta,

Khotbah Minggu XX Setelah Trinitatis 17 Oktober 2021

KEBAHAGIAAN MENDENGAR FIRMAN ALLAH

(LUKAS 11 : 27 - 28)

Saudara- saudari yang dikasihi dan yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus, menurut Rilis World Happines Report 2021; disebutkan 10 negara menempati posisi paling bahagia 2021 yaitu : Finlandia, Islandia, Denmark, Swiss, Belanda, Swedia, Jerman, Norwegia, Selandia Baru dan Austria. Dalam Rilis tersebut, Indonesia mendapatkan posisi ke 82; meningkat dari tahun 2020 yang menempati urutan 84, kita berdoa dan berusaha terus menerus, supaya kita Indonesia, makin bahagia dari waktu ke waktu. Juga disebutkan negara paling tidak bahagia 2021 diantaranya ialah: Afghanistan, Sudan Selatan, Zimbabwe, Rwanda, dan Republik Afrika Tengah. Beberapa indikator penilaian yang disebutkan dalam menempatkan negara-negara dimaksud pada posisi negara paling bahagia itu, diantaranya ialah : Pendapatan perkapita penduduk, kebebasan, kepercayaan, usia harapan hidup, tunjangan atau jaminan sosial, keramahan juga termasuk di dalamnya tekanan emosional, kemurahan hati, dukungan sosial, tingkat korupsi dan juga penanganan pandemi covid-19. Di masa pandemi covid-19, penilaian difokuskan pada kebutuhan mendesak untuk bekerjasama diantara bangsa-bangsa; bahkan ditengah-tengah bangsa tertentu, antara pemerintah dan masyarakatnya.

Dalam empat tahun terakhir, Finlandia terus menempati posisi pertama dalam rilis WHR tersebut. Jika Finlandia adalah negara paling bahagia, mereka berpendapat bahwa kebahagian Finlandia tidak sedalam kulit dan langsung terlihat, namun tertanam kuat dalam diri masyarakatnya. Kebahagiaan berkelanjutan adalah kekuatan super mereka, yang berarti mereka cendrung menjalani hidup sebagaimana adanya, hal ini menjadi sebuah sifat yang sangat membantu dalam melewati masa-masa yang sulit. Ditambah tentunya kepercayaan yang tinggi antara penduduk dan pemerintahannya; juga menjadi kunci yang sangat penting bagaimana mereka menjadi negara paling bahagia. Tidak mengherankan jika kita melihat kehidupan masyarakat Finlandia yang dipenuhi hari-hari membahagiakan; ternyat ditandai dengan beberapa hal sebagai berikut : Biaya layanan kesehatan murah. Layanan kesehatan publik di Finlandia dibiayai melalui pajak kota. Seluruh penduduk memiliki hak untuk menggunakan perawatan kesehatan publik dan dilindungi oleh sistem Jaminan sosial Finlandia. Masalah kesehatan di Finlandia adalah urusan moral, bukan urusan ekonomi. Sistem jaminan sosial Finlandia memberikan bantuan keuangan bagi individu dan keluarga sejak lahir hingga usia tua dalam situasi kehidupan yang berbeda-beda, juga meliputi tunjangan kesehatan dan pengangguran. Ada juga beberapa jenis tunjangan bagi keluarga seperti tunjangan anak, tunjangan penitipan di rumah, tunjangan pengasuhan pribadi, bahkan tunjangan melahirkan, dsb. Fasilitas dan kebutuhan publik Negara kecil denga penduduk sekitar 5,5 juta jiwa sangat memperhatikan kinerja masyarakat, kesetaraan, pendidikan, sumber daya manusia dan kesejahteraan anak-anak. Universitas Helsinki merangkum prestasi Finlandia dalam menjamin fasilitas dn kebutuhan publik : Negara paling aman, paling bebas, paling stabil, peringkat ketiga dalam kesetaraan gender, negera dengan ketimpangan terendah kedua. Juga mereka sangat menjaga keseimbangan hidup, antara waktu untuk bersenang-senang seperti berkumpul bersama keluarga/teman dengan pekerjaan. Mereka suka bertamasya dan menikmati keindahan alam, menjelajah dialam bebas, memiliki lebih dari 40 taman nasional.

Hari ini, ketika kita membaca firman Tuhan dalam Lukas 11 : 27-28; ini yaitu dalam pandangan seorang perempuan ditengah orang banyak itu bahwa betapa bahagianya Ibu yang telah melahirkan seorang Yesus; karena memiliki segala hikmat, kecerdasan, bahkan kuasa. Tentulah hal itu tidak salah, namun Yesus melihat hal yang lebih lagi, bahwa yang berbahagia ialah mereka yang mendengar firman Allah dan yang memeliharanya. Pertanyaan bagi kita, kira-kira kebahagiaan 10 negara-negara menurut Rilis WHR, secara khusus Finlandia yang disebutkan diatas, sebagai negara paling bahagia, apakah ada kaitannya dengan kesediaan dan ketaatan mereka mendengar dan melakukan firman Tuhan. Jika ya, maka kita, atau bangsa kita mesti memperjuangkan hal-hal yang demikian itu. Maka adalah seturut dengan firman Tuhan, kalau ada jaminan sosial yang baik bagi siapapun, pendidikan murah, bahkan gratis bagi siapapun, keamanan, kestabilan, pendapatan yang tinggi, kesempatan menikmati keindahan ciptaan Allah, serta menjaga keseimbangan antara waktu kerja, buat keluarga dan buat bersosialisasi, tidakkah semua itu selaras dan sejalan dengan Firman Tuhan. Oleh karena itu marilah mendengarkan firman Tuhan serta mewujudkannya melalui tindakan-tindakan yang menghormati Allah dan menghargai kemanusiaan; kebahagiaan kita dilandasi oleh kebenaran firman Tuhan, senantiasa kita memiliki keterlibatan religius dari waktu ke waktu. Selamat Berbahagia oleh Firman dan kehidupan yang sejalan dengan firman Tuhan. Tuhan memberkati. BWP hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form