kebersamaanRenungan Minggu Misericordias Domini, 04 Mei 2014

Karena Kita Telah ‘Dilahirkan Kembali’,

Marilah Saling Mengasihi dengan Sungguh!

(1 Petrus 1:17-23)

Saudara-saudari pembaca yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Dalam rangkaian minggu-minggu Paskah ini, kiranya masih relevan bila disampaikan ucapan: Salam Paskah, Horas Paskah untuk kita semua. Khususnya bagi Parompuan HKBP Jabartengdiy yang bergabung dalam ibadah raya hari ini di HKBP Yogyakarta, berkaitan dengan kegiatan periodisasi pengurus parompuan yang dirangkai dengan pesparawi dan aneka lomba. Menarik bahwa isi nas khotbah minggu ini berhubungan erat dengan pesan nas khotbah minggu lalu yang sama-sama diacu dari kitab 1 Petrus pasal 1. Pesannya, antara lain, menekankan betapa rahmat Allah yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kuasa kebangkitan Kristus supaya kita orang beriman memiliki hidup yang berpengharapan, kendati kita masih mengalami penderitaan di dunia yang disebut sebagai inganan paisolat, tempat persinggahan sementara. Kita ‘dilahirkan kembali’ bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, yang hidup dan yang kekal, yaitu oleh Firman Allah (1 Ptr. 1:3+23). Oleh karena itu, mari jadikan Firman TUHAN sebagai santapan harian kesabaran agar kita bertumbuh dan dewasa.

Nama minggu yang lalu disebut Quasimodogeniti yang artinya: ‘seperti bayi yang baru lahir’ yang haus akan air susu murni demi suatu pertumbuhan prima. Dengan istilah ‘quasimodogeniti’, diberi isi dan makna baru secara rohani yang menekankan bahwa iman pada kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati telah ‘melahirkan kita kembali’ (‘manubuhon hita paduahalihon’) dan membuat orang-orang ber-iman menjadi anak-anak Allah yang haus akan rahmat (anugerah), dan senantiasa memiliki pengharapan di dalam Kristus. Iman, rahmat, dan pengharapan, itulah yang membuat kita hidup dan dapat bertahan sampai kita kelak dapat menerima bagian keselamatan yang tidak binasa, tidak dapat cemar, dan tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kita orang beriman kepada-Nya (1 Ptr. 1:3-4). Orang percaya yang dilahirkan kembali, kemudian akan dewasa dalam iman yang ditandai dengan kemampuan membedakan antara yang benar dan sesat, antara yang baik dan jahat; dan selanjutnya teguh berpegang pada kebenaran di dalam Kristus (Ef. 4:13-15; Ibr. 5:13-14).

Minggu hari ini, diberi nama Latin: MisericordiasDomini yang artinya: Allah memiliki hati yang peka terhadap penderitaan. Allah - melalui peristiwa Yesus Kristus - memiliki hati yang tergerak oleh belas-kasih (asi ni roha; having compassion) terhadap umat-Nya yang berdosa, lemah, dan tak berdaya. Kemudian Allah di dalam peristiwa Yesus Kristus menyatakan belas-kasih-Nya yang tak tertandingi dan menjadi puncak solidaritas-Nya bagi manusia yang menderita. Alkitab berulang-kali mengungkapkan bahwa belas-kasih dan kemurahan hati adalah sifat khas Allah yang tak tertahankan-Nya (Kel. 33:19; Luk. 1:50+54; Mat. 9:36; 14:14; Mrk. 6:34; 15:32; Mrk. 8:2; Rm 9:15-16ff; 8:32; 11:32; 1 Ptr 1:3). Karenanya, kemurahan hati mestilah menjadi sifat khas setiap warga Kristiani sebagaimana Yesus pesankan kepada kita: “… hendaklah kamu murah hati sama seperti Bapa-Ku yang di sorga adalah murah hati!” (Luk. 6:36; Mzm. 112:5; Mika 6:8; Mat. 9:13).

                Pengorbanan Kristus yang mencurahkan darah-Nya yang mahal, yang tak bernoda, dan yang tak bercacat adalah untuk menebus kita dari dosa (cara hidup lama yang sia-sia), supaya oleh bilur-bilur-Nya, kita menjadi sembuh. Penderitaan-Nya di kayu salib telah meninggalkan teladan bagi kita supaya kita mengikuti jejak-Nya (1 Ptr. 2:21-24). Anugerah penebusan-Nya memampukan kita untuk hidup dalam kebenaran dan kemudian menginspirasi serta memotivasi kita untuk mengamalkan KASIH. Yaitu MENGASIHI Allah dan sesama dengan segenap hati, bahkan mengasihi musuh (1 Ptr. 1:18-22; Mat. 5:44; 22:37-39). Oleh karena itu, marilah mengasihi bukan lagi supaya atau karena, melainkan mengasihi walaupun... kendatipun seseorang tak layak dikasihi. Kita mengasihi karena memang Allah lebih dahulu mengasihi kita (1 Yoh. 4:19). Salam.****

wajah web201903

Login Form