Rayakanlah ‘Kehidupan’ dan Bukan Kematian!

 

HKBP Yogyakarta Online,
Suatu Renungan Khusus, Minggu Paskah, 21 April 2019
Rayakanlah ‘Kehidupan’ dan Bukan Kematian!

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Salam Paskah! Horas Paskah! Happy Easter! “Paskah” - dari akar kata Ibrani ‘pesah’ - artinya ‘lewat’ (‘passing over’). Yesus bangkit pada hari pertama atau hari Ekhad (Akhad), yaitu hari Minggu. Ajaran iman Kristen jelas menghubungkan ‘paskah’ dengan ‘peristiwa Yesus Kristus yang ‘melewati’ dan menaklukkan maut melalui kuasa kebangkitan-Nya. Dan sesungguhnya, Paskah adalah titik kulminasi kemenangan Yesus Kristus atas kuasa maut. Kenapa harus menaklukkan maut? Sebagai upah dosa, ‘maut’ adalah kekuatan terakhir yang tidak dapat ditaklukkan oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Kitab Injil memberitakan Yesus telah bangkit, batu penutup kubur terguling dan tergolek, kubur telah kosong, kain kapan terletak di tanah, kain peluh sudah tergulung. Maria Magdalena dan perempuan lain adalah saksi pertama kebangkitan Yesus. Beberapa ucapan awal Yesus yang bangkit yang disampaikan kepada para murid dan para saksi yakni: ‘jangan takut’, ‘damai sejahtera bagimu’, ‘salam bagimu’, dll. Sementara rangkaian pesan akhir Yesus yang bangkit sebelum terangkat ke sorga yaitu agar kita memberitakan Injil sampai ke ujung bumi dengan meyakini bahwa Yesus - melalui Roh-Nya - menyertai kita sampai akhir (Mat 28:18-20; Kis. 1:8; Mrk. 16:15-16). Kristus sudah bangkit, kita punya misi.
Saudara-saudari, peristiwa ‘kebangkitan Yesus’ bukan kabar bohong (hoax) dan bukan juga suatu ideologi, melainkan suatu proklamasi (pemberitaan, kerygma) mengenai kuasa Allah yang menyelamatkan (1 Kor. 1:18) dan sekaligus konfesi (pengakuan iman, panindangion haporseaon). Kebangkitan Yesus menandai akhir dari segala sesuatu yang paling menakutkan yakni maut dan menjadi awal dari segala sesuatu yang baru yakni hidup kekal. Karena itulah, peristiwa kebangkitan Yesus sesungguhnya adalah kabar gembira atau Injil (Roma 1:16-17). Peristiwa salib dan kebangkitan Kristus adalah kekuatan dan hikmat Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya kepada-Nya (bnd. 1 Kor. 1:18+23,24). Jantung pemberitaan para rasul adalah ‘salib dan kebangkitan Yesus’. Begitu hebat dan dahsyatnya peristiwa kebangkitan Yesus sehingga berdirilah GEREJA.
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengusung Tema Paskah 2019 yaitu: “Kebangkitan Kristus Memampukan Kita Berdiri Teguh dan Terus Melayani Semua” (1 Korintus 15:57-58). PGI, antara lain, berpesan bahwa kebangkitan Kristus adalah kenyataan yang menegaskan keberpihakan Allah pada kebenaran dan keadilan. Allah tidak membiarkan Kristus tetap dalam cengkeraman maut. Kubur kosong menjadi jaminan dan pengharapan kita untuk terus memperjuangkan kebenaran dan keadilan di tengah-tengah kepungan kekuatan-kekuatan maut yang masih hadir dalam berbagai wajah di tengah-tengah kehidupan kita, sebagaimana nyata dari kabar-kabar buruk yang tiada hentinya membanjiri dunia kita. Aneka wajah kekerasan anti kehidupan masih menandai kehidupan bangsa kita. Masih terjadi aneka bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan, politik identitas atas dasar etnisitas dan agama, kekerasan atas nama agama, dan eksploitasi sesama dan alam.
Saudara-saudari, dengan semangat Paskah yang memeringati dan merayakan kebangkitan Yesus Kristus yang menaklukkan maut, marilah kita bersyukur dan memastikan bahwa ‘kematian bukanlah kata akhir’, tetapi ‘kehidupan dan kemenangan’ karena kuasa-Nya. Yesus telah bangkit dari kubur untuk membebaskan segenap orang beriman dari dosa dan maut (Roma 6:10). Karena itu, jangan lagi takut! Dengan kuasa kebangkitan-Nya, marilah kita bangkit untuk: (a) Merayakan kehidupan, bukan kematian; (b) Melawan ‘bayang-bayang kematian’ yang berperilaku manipulatif-koruptif, materialistis, palsu, kekerasan atas nama agama, radikalisme yang anti kemajemukan, eksploitasi alam; (c) Menebar bibit damai, adil, dan pengharapan di tengah kemajemukan suku, agama, dan budaya Indonesia, Asia, dan dunia, karena kuasa kebangkitan-Nya yang membawa kemenangan dan damai. Salam Paskah. *AAZS*

wajah web201903