Persiapkanlah Jalan untuk TUHAN!

HKBP Yogyakarta Online
Renungan Minggu Adven I, 01 Desember 2019

Persiapkanlah Jalan untuk TUHAN!
(Yesaya 40:1-8)

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Kini kita sedang memasuki rangkaian Minggu-minggu Adven untuk menandai Awal Tahun Liturgi Gerejawi. Dengan ini disamapaikan ucapan: Salam Adven untuk pembaca yang baik hati. Istilah Latin ‘adventus’ artinya ‘kedatangan’ atau ‘ketibaan’; (Batak: ‘haroro’; Yunani: ‘parousia’) – dikaitkan menyebut Minggu Adven yang mengajak umat supaya bertobat dan mempersiapkan hati menyongsong kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Ada tiga bentuk kedatangan Yesus Kristus, yakni: (1) Kedatangan-Nya dalam waktu lampau (in the past) yaitu melalui kelahiran-Nya di Betlehem, pelayanan-Nya, kematian dan kebangkitan-Nya; (2) Kedatangan-Nya dalam waktu sekarang (in the present) yaitu kehadiran-Nya melalui Firman dan Sakramen Perjamuan Kudus; dan (3) Kedatangan-Nya dalam waktu yang akan datang (in the future) yaitu pada akhir segenap waktu, sejarah, dan zaman. Yesus Kristus adalah pusat penantian orang beriman dalam perayaan minggu Adven. Alkitab menginfokan bahwa orang beriman dan segenap makhluk sama-sama merindukan kedatangan Yesus kelak dalam kemuliaan-Nya (Roma 8:19-23).
Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) turut bicara dan bersaksi perihal ‘Kedatangan Tuhan yang Kedua-kali’. Konfesi HKBP 1996 pasal 16 merumuskan dan mengajarkan sbb: Kita percaya dan bersaksi bahwa Tuhan Yesus akan datang kedua-kali untuk menyatakan Yerusalem baru sebagai penampakan keagungan dan kemuliaan Allah. Saat itulah dunia ini berakhir. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktu-Nya datang. Oleh sebab itu setiap orang percaya harus siaga, berjaga-jaga, setia, dan berpengharapan akan kedatangan-Nya, karena saat itulah berlaku hukuman dan kasih karunia-Nya (Yoh. 5:28; 1 Tes. 4:16; Mat. 24:3,42; Luk. 21:28; Mat. 25; Why. 20:11-15; 21; 1 Kor. 15:52; 2 Kor. 5:10; Yes. 60:10-16). Dengan ajaran ini hendaknya kita menggunakan waktu dalam kehidupan kita sebagai masa kasih karunia dalam menyongsong kedatangan-Nya. Kita menolak kebiasaan yang mencoba menghitung dan menentukan hari kedatangan Tuhan kedua-kalinya. Demikian juga pandangan yang mengatakan tidak ada akhir dari dunia ini.
Saudara-saudari, berkait dengan nas khotbah minggu Adven 1 yang diacu dari Yesaya pasal 40, diawali dengan ucapan: ‘Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku ...’ hendak memastikan bahwa berita keselamatan (Injil) akan tiba; hukuman Allah terhadap umat-Nya akan berakhir; penghiburan akan diberikan. Allah Bapa disebut sebagai ‘Allah sumber segala penghiburan’ (2Kor 1:3); Allah Anak yaitu Sang Mesias (Kristus) berkarya untuk menghibur semua orang berkabung (Yes. 61:2); dan Allah Roh Kudus yang juga disebut ‘Penghibur’ hendak memampukan orang beriman memberi penghiburan dan pertolongan (Yoh. 14:16,26; 15:26; 16:7). Firman TUHAN yang kekal adalah sumber pokok penghiburan dan kekuatan bagi umat manusia yang digambarkan seperti rumput dan bunga yang kemudian cepat kering, layu, dan fana. Tetapi Firman TUHAN terus bekerja dan tidak mungkin gagal serta tetap untuk selamanya (Rm. 9:6; Ibr. 4:12; Yes. 55:10-11).
Seruan Sabda: ‘Ada suara yang berseru-seru: persiapakanlah jalan untuk TUHAN, luruskanlah jalan raya bagi Allah kita’ (Yes 40:3-5) – telah digenapi melalui kehadiran Yohanes Pembaptis sebagai pendahulu Yesus (Mat. 3:1-4; Mrk. 1:1-4; Luk. 1:76-78; Yoh. 1:23). Inti pemberitaan Yohanes Pembaptis menegaskan agar setiap individu bertobat (metanoia; syûb; Mat. 3:1-18) dan memberi diri dibaptis sebab Kerajaan Allah semakin dekat. Yesus memaklumkan tuntutan yang sama supaya umat bertobat dan percaya pada pemberitaan Injil dalam nama Yesus Kristus.
Karena itu, marilah kita bertobat secara baru dalam pikiran dan tindakan seturut Firman-Nya. Marilah mempersiapkan jalan untuk TUHAN yang berisi kasih-setia dan kebenaran (Mzm 25:4,10) dan jangan menebar kebencian dan kepalsuan (hoax). Dalam rangkaian Minggu-minggu Adven ini, marilah semakin berbelas-kasih dan berbela-rasa serta memperjuangkan yang benar menjadi kuat dan bukan membenarkan kebencian dan kepalsuan. Salam. *AAZS*

wajah web201903

Login Form