Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia


HKBP Yogyakarta Online,

Renungan Minggu Adven III, 15 Desember 2019

Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia
(Matius 24:3-8)

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Perihal ‘kedatangan Tuhan Yesus yang kedua-kali’, kiranya kita perlu memahami dan menghayati secara baru apa kata Konfesi (Pengakuan Iman) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tahun 1996 - pasal 16, yang mengajarkan sebagai berikut: Kita percaya dan bersaksi bahwa Tuhan Yesus akan datang kedua-kalinya untuk menyatakan Yerusalem baru sebagai penampakan keagungan dan kemuliaan Allah. Saat itulah dunia ini berakhir. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktu-Nya datang kelak. Oleh sebab itu setiap orang percaya harus siaga dan berjaga-jaga di dalam kesetiaan dan pengharapan akan kedatangan-Nya, karena saat itulah berlaku hukuman dan kasih karunia-Nya (Yoh. 5:28; 1 Tes. 4:16; Mat. 24:3,42; Luk. 21:28; Mat. 25; Why. 20:11-15; 21; 1 Kor. 15:52; 2 Kor. 5:10; Yes. 60:10-16). Dengan ajaran ini hendaknya kita sungguh-sungguh menggunakan waktu dalam kehidupan kita sebagai masa kasih karunia dalam menyongsong kedatangan-Nya. Dengan ajaran tersebut, kita menolak: (a) Kebiasaan yang mencoba menghitung dan menentukan hari kedatangan Tuhan kedua-kalinya; (b) Pandangan yang mengatakan bahwa tidak ada akhir dari dunia ini. Demikian status konfesionis HKBP.
Saudara-saudari, ibadah dan perayaan Minggu Adven hendak memastikan pemahaman, penghayatan, dan kesiapan kita menanti kedatangan Yesus sebagai pusat /inti. ‘Bertobat’ dan berjaga-jaga adalah kata-kata kunci dalam menyongsong kedatangan Yesus Kristus.  
Ada tiga bentuk kedatangan Yesus Kristus, yakni: (1) Kedatangan-Nya dalam waktu lampau (in the past) yaitu melalui kelahiran-Nya di Betlehem, pelayanan, kematian, dan kebangkitan-Nya; (2) Kedatangan-Nya dalam waktu sekarang (in the present) yaitu kehadiran-Nya melalui Firman dan Sakramen Perjamuan Kudus; dan (3) Kedatangan-Nya dalam waktu yang akan datang (in the future) yaitu di akhir segenap waktu, sejarah, dan zaman. Yesus adalah pusat penantian orang beriman dalam minggu Adven. Alkitab menginfokan bahwa orang beriman dan segenap makhluk sama-sama merindukan kedatangan Yesus kelak dalam kemuliaan-Nya (Roma 8:19-23).
Saudara-saudari, nas renungan yang secara khusus diacu dari Injil Matius 24:3-8 (bnd. Mrk. 13:1-37; Luk. 21:5-36) antara lain mengungkap suatu wejangan eskatologis terkait rangkaian peristiwa yang hendak terjadi menjelang kesudahan dunia pada saat kedatangan Kerajaan Allah di akhir (eschaton) segenap sejarah. Bahwa orang beriman bersama warga jemaat Kristen tidak akan pernah lepas dari ‘kesukaran-kesukaran’ yang menandai kedatangan Kerajaan tesebut. Bahkan (akan) mengalami rangkaian aniaya dan kebencian yang datang dari luar persekutuan Gerejawi (Mt 24:9-10), dan juga menghadapi aneka kemurtadan, dan munculnya nabi-nabi palsu, serta menipisnya kasih-sayang di antara jemaat (Mat. 24:10-12). Dalam konteks kehidupan seperti itu, dibutuhkan kesabaran atau  ketahanan untuk menghadapinya bahkan kesetiaan sampai mati di dalam TUHAN (Mat. 24:13; Why. 2:10c). Alkitab memastikan bahwa sebelum berakhir segenap zaman, Injil mesti diwartakan sampai ke ujung bumi. Sejak zaman para rasul, Gereja Perdana telah melihat dan mengalami kekacauan religus, politik, dan alam semesta (Mat. 24:5-8). Bahkan Yesus telah bersabda bahwa kelak matahari dan bulan tidak bercahaya; bintang-bintang berjatuhan dan kuasa langit tergoncang (Mrk. 13:24-25). Saat itulah makin nyata bahwa Yesus adalah terang dunia (Yoh. 8:12) dan kelak semua lutut akan bertelut dan segenap lidah mengaku: Yesus adalah TUHAN (Flp. 2:9-11).  
Karena itu, dalam rangka menyongsong kedatangan Yesus yang kedua-kali, marilah kita: (a) Bertobat dalam pikiran dan tindakan ke arah yang benar dan baik - seturut Sabda-Nya - karena TUHAN menghendaki agar kita umat-Nya kedapatan tak bercacat dan tak bernoda saat kedatangan-Nya kelak (Mrk. 1:15; 2 Ptr 3:14-15); (b) Berjaga-jaga dan waspada terhadap roh kepalsuan, penyesatan, dan kekerasan; (c) Bertekun dalam kesengsaraan dan setialah karena Yesus telah berjanji hendak menyertai kita sampai akhir segenap zaman. Salam. *AAZS*

wajah web201903

Login Form