HKBP YOGYAKARTA
TATA IBADAH
Minggu XVI Trinitatis, 16 September 2018

06:30

Berdoa teduh diiringi musik PKJ 308

(dgn teks KJ 287a)
SEKARANG BERSYUKUR
1
Sekarang bersyukur, hai hati mulut, tangan!
Sempurna dan besar segala karya Tuhan!
Dib'riNya kita pun anug'rah dan berkat
Yang tak terbilang, t'rus, semula dan tetap.
2
Yang Mahamulia memb'rikan sukacita,
damai sejahtera di dalam hidup kita.
KasihNya tak terp'ri mengasuh anakNya;
TolonganNya besar seluas dunia!
..Berdiri..
3
Muliakan Allahmu yang tiada terbandingi
Sang Bapa, Anak, Roh di takhta mahatinggi.
Tritunggal yang kudus kekal terpujilah,
Sekarang dan terus selama-lamanya!

A.XV.A.16 - D.XIII.51

YA TUHAN, ISI HIDUPKU
1
Ya Tuhan, isi hidupku dengan anugerah,
supaya dalam diriku citraMu nyatalah.
2
Janganlah hanya bibirku atau pun hatiku,
seluruh hidup jadilah pujian bagiMu.
3
Kiranya tiap langkahku dan pekerjaanku
pun yang biasa dan kecil memuji namaMu.
4
Biar seluruh hidupku pujian bagiMu,
sehingga dari aku pun terpancar kasihMu.

Titah I-X

Titah Pertama
Akulah Tuhan Allahmu, seru Tuhan kita. Tidak boleh ada allah lain, kecuali Aku.
Maksudnya adalah :
Kita harus lebih takut, lebih kasih dan lebih yakin dan percaya terhadap Allah, dari pada terhadap segala-galanya.

Titah Kedua
Jangan perbuat bagimu patung yang menyerupai apapun, yang ada di langit, atau yang ada di bumi, atau yang ada di dalam air untuk disembah atau bertakwa kepadanya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan bersembah sujud kepada Allah lain atau meminta kehidupan dari padanya, dan jangan memanggil roh-roh atau berkeyakinan kepada tenungan-tenungan dukun, dan jangan yakin kepada benda-benda bermana (sakti).

Titah Ketiga
Jangan menyebut nama Tuhan Allah dengan sembarangan, karena Allah akan menghukum orang yang menyalah-gunakan namaNya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan mengutuki, mengumpat, memakai guna-guna, berbohong, menipu dengan memakai nama Allah; sebab hanya dalam penderitaan, kesusahan dan di dalam doa serta pujianlah kita layak menyebut nama Tuhan Allah.

Titah Keempat
Ingat dan sucikanlah hari yang dikuduskan itu. Lakukanlah segala pekerjaanmu di dalam enam hari; tetapi pada hari yang ketujuh ialah Sabat bagi Allah Tuhanmu. Engkau tidak boleh bekerja pada hari itu, juga anakmu laki-laki atau perempuan, pembantumu laki-laki atau perempuan, ternakmu atau orang lain yang berada di tempat kediamanmu. Sebab Allah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya di dalam enam hari. KemudianIa beristirahat pada hari yang ketujuh. Itulah sebabnya Allah memberkati hari itu dan menguduskannya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan menganggap rendah akan ajaran dan Firman Allah; hendaklah kita menganggap itu kudus, dan hendaklah kita tekun mendengar dan mempelajarinya dengan gembira.

Titah Kelima
Hormatilah Bapa dan Ibumu agar engkau berbahagia dan lanjut umurmu di bumi yang diberikan Allah kepadamu.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita bersikap remeh terhadap orangtua kita, terhadap pemerintah dan terhadap orang yang lebih tua. Jangan kita menimbulkan kemarahan mereka, tetapi hendaklah kita selalu menghormati dan mengasihi mereka, menuruti dan menyelami jiwa mereka, serta senantiasa berbuat baik kepada mereka.

Titah keenam
Jangan engkau membunuh!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mengancam kehidupan tentangga kita (sesama) maupun mendatangkan bahaya kepadanya, melainkan kita harus bersahabat dan membantu kebutuhan hidup mereka.

Titah Ketujuh
Jangan engkau berzinah!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu kita harus senantiasa hidup suci dan bersih dan bersikap sopan dalam kata dan perbuatan. Orang yang telah berumahtangga harus setia dan saling mencintai.

Titah Kedelapan
Jangan engkau mencuri
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mencuri uang atau harta sesama manusia, atau mempergunakan tipu daya menjatuhkan usaha dan niaga sesama manusia untuk kepentingan kita. Kita harus membantu memajukan usaha mereka serta memeliharanya.

Titah Kesembilan
Jangan engkau berdusta!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mendustai, mengkhianati, menfitnah, maupun bersaksi palsu serta merendahkan martabat sesama manusia. Kita harus saling melindungi dan menyatakan hal-hal yang baik saja emngenai sesama manusia apabila belum nyata dan jelas diketahui kesalahannya.

Titah Kesepuluh
Jangan engkau mendambakan akan rumah sesamamu. Jangan engkau mendambakan akan istrinya, atau pembantunya laki-laki maupun perempuan, ternaknya atau segala sesuatu milik mereka.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mempergunakan tipu daya untuk memiliki harta sesama manusia serta harta warisannya. Kita harus membantu mereka memelihara hartanya. Dan jangan kita menghasut, baik istri maupun pembantunya dan menipu ternaknya. Kita patut menasehati mereka serta membujuknya agar tetap cinta dan setia kepada tugasnya.

Apakah ketentuan Tuhan Allah akan Dasa TitahNya itu?
Demikian: Akulah Tuhan Allahmu, Allah pencemburu, yang membalaskan kesalahan bapak kepada anak-anaknya, kepada turunan yang ketiga dan keempat dari orang yang melanggar titah atau FirmanNya, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu.
Maksudnya adalah :
Allah mengancam akan menghukum segala orang yang melanggar titah atau FirmanNya. Oleh karena itu kita harus takut akan murkaNya dan jangan melanggar titah atau FirmanNya. Ia menjanjikan anugerah kasihNya dan segala yang baik bagi semua orang yang memelihara serta menaati titah atau FirmanNya. Dengan demikian kita harus kasih dan percaya akan Dia dan dengan ikhlas serta gembira melaksanakannya.

MAMPIRLAH, DENGAR DOAKU
1
Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus
Reff:
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus.
2
Di hadapan takhta rahmat aku menyembah
tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah!
3
Ini saja andalanku: jasa kurbanku
Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh.
..Berdiri..
4
Kaulah Sumber penghiburan, Raja hidupku.
Baik di bumi baik di sorga, siapa bandingMu?

B.6 - C.7

BETAPA INDAH HARINYA
1
Betapa indah harinya saat kupilih Penebus.
Alangkah sukacitanya, 'ku memb'ritakannya terus.
Reff:
Indahlah harinya Yesus membasuh dosaku. 'Ku
diajari Penebus berjaga dan berdoa t'rus.
Indahlah harinya Yesus membasuh dosaku.
2
Betapa indah janjiNya yang t'lah mengikat
hatiku; kub'ri kasihku padaNya serta menyanyi bersyukur!
5
Setiap janji hatiku kembali kubaruilah;
sampai kepada ajalku kupuji pengasihanNya.

2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,
2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

NAMA YESUS TERMULIA
1
Nama Yesus termulia diatas segala nama,
agar di dalam namaNya semuanya menyembah.
Yang di bumi dan di sorga tekuk lutut memuliakan.
S'gala lidah pun berkata: Yesus Kristus itu Tuhan.
Terpuji namaNya, terpuji namaNya,
sembah dan pujilah Raja alam semesta.
Yang di bumi dan di sorga tekuk lutut memuliakan.
S'gala lidah pun berkata: Yesus Kristus itu Tuhan.
..Berdiri di Ayat 2..
2
Masih banyak manusia yang tak mengenal namaMu,
suruh hamba yang setia kerja dan bertekun.
Tuhan, pakailah diriku menyebarkan kes'lamatan.
Kata dan perbuatanku mencerminkan firman Tuhan.
Terpuji namaNya, terpuji namaNya,
kupuji, kusembah Raja alam semesta.
Tuhan, pakailah diriku menyebarkan kes'lamatan.
Kata dan perbuatanku mencerminkan firman Tuhan.

PENGAKUAN IMAN RASULI
Aku percaya kepada Allah Bapa
Yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Aku percaya kepada Yesus Kristus,
Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria
yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan,
yang turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga,
bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa.
Dan dari sana akan datang kelak, untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus,
dan adanya satu Gereja yang kudus dan am
persekutuan orang kudus, pengampunan dosa
kebangkitan daging dan hidup yang kekal.
Amin

(TERLAMPIR)


Amsal 3:9
Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.

SEGALA BENUA DAN LANGIT PENUH
1
Segala benua dan langit penuh dengan bunyi Nama yang sangat merdu,
penghiburan orang berhati penat, pegharapan orang yang sudah sesat.
Nama itu suci kudus. Siapa belum mengenal Penebus?
2
Sesungguhnya Yesus yang layak benar dib'ri Nama itu, kudus dan besar,
yang oleh sengsara kematianNya memb'ri keampunan dan damai baka.
Nama itu suci kudus. Siapa belum mengenal Penebus?
---Musik---
3
Sekalian bangsa sekali hendak berlutut di hadapan Yesus kelak,
dan kita kiranya menyanyi serta malaikat di sorga pujian sembah:
'Yesus, Yesus, Tuhan Kudus, dipuji kekal namaMu, Penebus!'

2:8 Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: "Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerjaku perempuan.
2:9 Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu."
2:10 Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?"
2:11 Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
2:12 TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung."
2:13 Kemudian berkatalah Rut: "Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan."
2:14 Ketika sudah waktu makan, berkatalah Boas kepadanya: "Datanglah ke mari, makanlah roti ini dan celupkanlah suapmu ke dalam cuka ini." Lalu duduklah ia di sisi penyabit-penyabit itu, dan Boas mengunjukkan bertih gandum kepadanya; makanlah Rut sampai kenyang, bahkan ada sisanya.
2:15 Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: "Dari antara berkas-berkas itu pun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu;
2:16 bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia."

DI JALAN HIDUP YANG LEBAR, SEMPIT
1
Di jalan hidup yang lebar, sempit, orang sedih mengerang.
Tolong mereka yang dalam gelap; bawalah sinar terang!
Reff. :
Pakailah aku, jalan berkat-Mu memancarkan cahaya-Mu!
Buatlah aku, saluran berkat bagi siapa yang risau penat.
2
Wartakan Kristus dengan kasih-Nya; pengampunan-Nya penuh.
Orang 'kan datang 'pabila engkau menjadi saksi teguh.
---Musik---
3
Seperti Tuhan memb'ri padamu dan mengasihi dikau,
b'ri bantuanmu di mana perlu, Yesus mengutus engkau!

Doa Dan Berkat



Login Form