HKBP YOGYAKARTA
TATA IBADAH
Minggu Ujung Taon Parhuriaon, 25 November 2018

06:30


1
Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada nafasmu!
Allahku patutlah ku agungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri: Dia kupuji tak henti.
Haleluya, Haleluya
2
Jangan engkau pertaruhkan nasib
kepada insan yang fana.
Juga bangsawan yang paling baik
hilang bersama niatnya.
Hidup manusia lenyap,
Hanyalah Allah yang tetap.
Haleluya, Haleluya!
..Berdiri..
5
Orang benar diberiNya kasih,
pun orang rantau amanlah;
yatim dan janda tegak kembali,
tapi penjahat kandaslah.
Tuhanlah Raja yang baka,
Bagimu, Sion, s'lamanya!
Haleluya, Haleluya!

A.XX.A - D.XX.76

TAK 'KU TAHU 'KAN HARI ESOK
1
Tak 'ku tahu 'kan hari esok, namun langkahku tegap.
Bukan surya kuharapkan, kar'na surya 'kan lenyap.
O tiada 'ku gelisah, akan masa menjelang;
'ku berjalan serta Yesus. Maka hatiku tenang.
Reff.....:
Banyak hal tak kufahami dalam masa menjelang.
Tapi t'rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.
2
Makin t'ranglah perjalanan, makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan, makin nampaklah yang baik.
Di sanalah t'rang abadi, tiada tangis dan keluh;
Di neg'ri seb'rang pelangi, kita k'lak 'kan bertemu. Reff.
3
Tak 'ku tahu 'kan hari esok, mungkin langit 'kan gelap.
Tapi Dia yang berkasihan, melindungi 'ku tetap.
Meski susah perjalanan, g'lombang dunia menderu,
dipimpinNya 'ku bertahan sampai akhir langkahku. Reff.

Titah I-X & Artinya
DASA TITAH

Titah Pertama
Akulah Tuhan Allahmu, seru Tuhan kita. Tidak boleh ada allah lain, kecuali Aku.
Maksudnya adalah :
Kita harus lebih takut, lebih kasih dan lebih yakin dan percaya terhadap Allah, dari pada terhadap segala-galanya.

Titah Kedua
Jangan perbuat bagimu patung yang menyerupai apapun, yang ada di langit, atau yang ada di bumi, atau yang ada di dalam air untuk disembah atau bertakwa kepadanya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan bersembah sujud kepada Allah lain atau meminta kehidupan dari padanya, dan jangan memanggil roh-roh atau berkeyakinan kepada tenungan-tenungan dukun, dan jangan yakin kepada benda-benda bermana (sakti).

Titah Ketiga
Jangan menyebut nama Tuhan Allah dengan sembarangan, karena Allah akan menghukum orang yang menyalah-gunakan namaNya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan mengutuki, mengumpat, memakai guna-guna, berbohong, menipu dengan memakai nama Allah; sebab hanya dalam penderitaan, kesusahan dan di dalam doa serta pujianlah kita layak menyebut nama Tuhan Allah.

Titah Keempat
Ingat dan sucikanlah hari yang dikuduskan itu. Lakukanlah segala pekerjaanmu di dalam enam hari; tetapi pada hari yang ketujuh ialah Sabat bagi Allah Tuhanmu. Engkau tidak boleh bekerja pada hari itu, juga anakmu laki-laki atau perempuan, pembantumu laki-laki atau perempuan, ternakmu atau orang lain yang berada di tempat kediamanmu. Sebab Allah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya di dalam enam hari. KemudianIa beristirahat pada hari yang ketujuh. Itulah sebabnya Allah memberkati hari itu dan menguduskannya.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan menganggap rendah akan ajaran dan Firman Allah; hendaklah kita menganggap itu kudus, dan hendaklah kita tekun mendengar dan mempelajarinya dengan gembira.

Titah Kelima
Hormatilah Bapa dan Ibumu agar engkau berbahagia dan lanjut umurmu di bumi yang diberikan Allah kepadamu.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita bersikap remeh terhadap orangtua kita, terhadap pemerintah dan terhadap orang yang lebih tua. Jangan kita menimbulkan kemarahan mereka, tetapi hendaklah kita selalu menghormati dan mengasihi mereka, menuruti dan menyelami jiwa mereka, serta senantiasa berbuat baik kepada mereka.

Titah keenam
Jangan engkau membunuh!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mengancam kehidupan tentangga kita (sesama) maupun mendatangkan bahaya kepadanya, melainkan kita harus bersahabat dan membantu kebutuhan hidup mereka.

Titah Ketujuh
Jangan engkau berzinah!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu kita harus senantiasa hidup suci dan bersih dan bersikap sopan dalam kata dan perbuatan. Orang yang telah berumahtangga harus setia dan saling mencintai.

Titah Kedelapan
Jangan engkau mencuri
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mencuri uang atau harta sesama manusia, atau mempergunakan tipu daya menjatuhkan usaha dan niaga sesama manusia untuk kepentingan kita. Kita harus membantu memajukan usaha mereka serta memeliharanya.

Titah Kesembilan
Jangan engkau berdusta!
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mendustai, mengkhianati, menfitnah, maupun bersaksi palsu serta merendahkan martabat sesama manusia. Kita harus saling melindungi dan menyatakan hal-hal yang baik saja emngenai sesama manusia apabila belum nyata dan jelas diketahui kesalahannya.

Titah Kesepuluh
Jangan engkau mendambakan akan rumah sesamamu. Jangan engkau mendambakan akan istrinya, atau pembantunya laki-laki maupun perempuan, ternaknya atau segala sesuatu milik mereka.
Maksudnya adalah :
Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu jangan kita mempergunakan tipu daya untuk memiliki harta sesama manusia serta harta warisannya. Kita harus membantu mereka memelihara hartanya. Dan jangan kita menghasut, baik istri maupun pembantunya dan menipu ternaknya. Kita patut menasehati mereka serta membujuknya agar tetap cinta dan setia kepada tugasnya.

Apakah ketentuan Tuhan Allah akan Dasa TitahNya itu?
Demikian: Akulah Tuhan Allahmu, Allah pencemburu, yang membalaskan kesalahan bapak kepada anak-anaknya, kepada turunan yang ketiga dan keempat dari orang yang melanggar titah atau FirmanNya, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu.
Maksudnya adalah :
Allah mengancam akan menghukum segala orang yang melanggar titah atau FirmanNya. Oleh karena itu kita harus takut akan murkaNya dan jangan melanggar titah atau FirmanNya. Ia menjanjikan anugerah kasihNya dan segala yang baik bagi semua orang yang memelihara serta menaati titah atau FirmanNya. Dengan demikian kita harus kasih dan percaya akan Dia dan dengan ikhlas serta gembira melaksanakannya.

DI SEB'RANG SANA
1
Di seb'rang sana pagi ceria,
bersama Tuhan selamanya.
Berakhir sudah kerja di dunia,
di seb'rang sana, neg'ri baka.
2
Di seb'rang sana azab* tiada,
Badai dan kabut telah lenyap.
Hari bahagia tidak bertara;
Di seb'rang sana damai tetap.
3
Di seb'rang sana 'ku dibimbing-Nya,
Kepada Bapa yang kusembah.
Hadirat Allah yang mahamulia
Bahagianku selamanya.
..Berdiri..
4
Di seb'rang sana kita berjumpa
Dengan kekasih yang t'lah menang.
Kita bersatu senantiasa;
Di seb'rang sana, fajar cerlang.

B 9 - C 4

BILA NANTI YESUS DATANG
1
Bila nanti Yesus datang menata intanNya,
tiap orang yang percaya, kepunyaanNya.
Reff:
Tiap orang percaya kelak bercahaya bagai
Intan permata di mahkotaNya.
2
Dikumpulkan, disatukan permata tercinta
yang dibasuh, disucikan dengan darahNya.
3
Anak-anak yang percaya dirangkul olehNya
dan menjadi mutiara kesayanganNya.
4
Hai semua, tua muda, terimalah Dia!
Bagi kita tersedia tempat mulia.

Wahyu 7:9-17
7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
7:12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
7:15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.

PAKAILAH WAKTU ANUG'RAH TUHANMU
1
Pakailah waktu anug'rah Tuhanmu,
hidupmu singkat bagaikan kembang.
Mana benda yang kekal di hidupmu?
Hanyalah kasih tak akan lekang.
Reff.:
Tiada yang baka di dalam dunia,
s'gala yang indah pun akan lenyap.
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus
sungguh bernilai dan tinggal tetap.
2
Jangan menyia-nyiakan waktumu,
hibur dan tolonglah yang berkeluh.
Biarlah lampumu t'rus bercahaya,
muliakanlah Tuhan di hidupmu. Reff..
..Berdiri di Ayat 3..
3
Karya jerihmu demi Tuhan Yesus
'kan dihargai benar olehNya.
Kasih yang sudah kautabur di dunia
nanti kautuai di sorga mulia. Reff..

PENGAKUAN IMAN RASULI
Aku percaya kepada Allah Bapa
Yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.

Aku percaya kepada Yesus Kristus,
Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung daripada Roh Kudus,
lahir dari anak dara Maria
yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan,
yang turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga,
bangkit pula dari antara orang mati,
naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa.
Dan dari sana akan datang kelak, untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus,
dan adanya satu Gereja yang kudus dan am
persekutuan orang kudus, pengampunan dosa
kebangkitan daging dan hidup yang kekal.
Amin



a. Membacakan nama-nama yang meninggal setahun liturgi gerejawi (diakhiri dengan Mzm. 116:15; Why. 14:13);
b. Saat teduh (iringan melodi PKJ 113) -jemaat berdiri-;
c. Menyanyikan PKJ 113:1+3;
KELAK AKAN BERJUMPA
1
Kelak akan berjumpa teman yang seiman,
di saat kita sampai di sorga cemerlang,
di sorga cemerlang, di sorga cemerlang.
3
Kelak akan berjumpa seluruh umatNya
di sisi Allah Bapa, di saat t'lah menang,
di saat t'lah menang, di saat t'lah menang.
d. Doa Syafaat

Amsal 3:9
Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu

BILA SANGKAKALA MENGGEGAP
1
Bila sangkakala menggegap dan zaman berhenti, fajar baru
yang abadi merekah; bila nanti dibacakan nama orang tertebus,
pada saat itu aku pun serta.
Reff:
Bila nama dibacakan, bila nama dibacakan, bila nama dibacakan,
Pada saat itu aku pun serta.
2
Bila orang yang telah meninggal dalam Tuhannya dibangkitkan
pada pagi mulia dan berkumpul dalam rumah lestari dan megah,
pada saat itu aku pun serta.
---Musik---
3
Dari pagi hingga malam, mari kita bekerja mewartakan kasih
Tuhan yang mesra. Bila dunia berakhir dan tugasku selesai,
Nun di rumah Tuhan aku pun serta.

Daniel 7:9-14
7:9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;
7:10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.
7:11 Aku terus melihatnya, karena perkataan sombong yang diucapkan tanduk itu; aku terus melihatnya, sampai binatang itu dibunuh, tubuhnya dibinasakan dan diserahkan ke dalam api yang membakar.
7:12 Juga kekuasaan binatang-binatang yang lain dicabut, dan jangka hidup mereka ditentukan sampai pada waktu dan saatnya.
7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.
7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

ADA KOTA YANG INDAH CERAH
1
Ada kota yang indah cerah, nampaklah bagi mata iman:
rumah Bapa di sorga baka bagi orang yang sudah menang.
Reff:
Indahnya saatnya kita jumpa di kota permai.
Indahnya saatnya kita jumpa dikota permai.
2
Nun di sana bersama teman kita nyanyi pujian merdu,
selamanya sentosa tent'ram, rasa duka terhapus penuh.
---Musik---
3
Pada Bapa, Pemurah kita patut bersyukur tetap:
tiap hari kasihNya besar, hidup kita teriring berkat.

Doa Dan Berkat



Login Form