Khotbah Minggu Malam Natal (Peringatan Kelahiran Yesus Kristus), 24 Desember 2021

BERNYANYILAH BAGI TUHAN

(Mazmur 147 : 1 - 11)

Saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Selamat hari Natal, sukacita merayakan peringatan hari Kelahiran Yesus Kristus, sang Juruslamat. Kiranya Sukacita dan Damai Natal menyelimuti semua kita untuk terus mensyukuri dan menikmati kehadiran Tuhan dalam peristiwa Natal tahun ini, tahun 2021. Natal, sebagai tanda kehadiran dan kemahakuasaan Tuhan untuk menata kehidupan dunia, umat dan seluruh ciptaanNya menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan beriman kita. seperti yang terlihat dan ditunjukkan dalam Mazmur ini diungkapkan, bagaimana kemahakuasaan Tuhan atas kehidupan di dunia ini. Pemazmur mengajak untuk memuji Tuhan atas kebesaranNya. Tuhan dipuji dan dimuliakan bukan saja kerana Dia adalah pencipta, tetapi juga karena Tuhan aktif dan tetap berkarya untuk memelihara yang diciptakanNya. Kesenangan Tuhan adalah orang yang takut akan Tuhan dan yang berharap pada kasih setiaNya (ay.11). Orang yang demikian adalah yang sadar dan yakin akan kuasa Tuhan dalam kehidupannya. Bahwa tidak ada kuasa dan kekuatan yang lain yang memampukan kita menghadapi segala liku-liku kehidupan.

Pemazmur mengajak kita untuk kembali melihat apa yang telah dilakukan Tuhan dalam hidup kita selama ini, sebagaimana dalam konteks umat Israel bahwa Tuhan setia dengan janjiNya yang mengembalikan umat Israel dari pembuangan Babel. Demikian juga kuasa pemeliharaan Tuhan yang besar terhadap alam ciptaanNya, Dengan menunjuk kemahakuasaan Tuhan atas semua ciptaanNya, pemazmur mengingatkan bagi kita bahwa tidak ada yang lebih berkuasa, kuat dari kuasa Tuhan. Maka takutlah akan Tuhan dan berharaplah kepadaNya agar kita diselamatkan. Dalam Mazmur 34: 7 dikatakan “Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka”. Maka sukacita dan berkat Natal berkumandang lewat nyatanya kuasa, perlindungan, kehadiran dan berkat Tuhan untuk memberi kehidupan bagi kita dan seluruh ciptaanNya. Memberikan yang terbaik, termulia; teragung dalam kehidupan kita, yaitu Yesus Kristus, Sang Juruslamat; tanda dan wujud kemahakuasaan dan kasihNya yang membawa kita kepada keselamatan. Keselamatan kita bukan terletak pada allah lain, kekuatan manusia, ramalan-ramalan perbintangan, melainkan hanya di dalam Allah oleh Yesus Kristus pengantara dan pembela kita. Ada banyak kesaksian dalam Alkitab yang dapat kita temukan dalam hal takut akan Tuhan. Ini adalah seruan keselamatan dari Tuhan, untuk membuka pintu yang lebar untuk kasih setia Tuhan. Sikap hidup yang takut akan Tuhan mengarahkan kita pada sikap hidup yang optimis menghadapi hidup, sebab bukan kekuatan manusia yang kita andalkan, tetapi kuasa Tuhan yang akan bekerja memberi keselamatan dan hikmat kepada kita menjalani hidup. Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan

            Pada peringatan kelahiran Yesus Kristus di malam Natal tahun ini, kita diajak untuk bernyanyi bagi Tuhan, atas segala karya dan perbuatanNya yang tak terpahami oleh kita. Melalui seorang perawan Maria yang mengandung dari Roh Kudus, tunangan seorang laki-laki yang bernama Yusuf dari Keturunan Daud; cara Tuhan menyatakan kehendak dan keinginannya demi kebaikan, keselamatan dan kebahagian umat manusia dan seluruh isi bumi ini, semua itu terjadi dalam rancangan dan rencana-Nya. Semua itu menjadi isi pujian dan nyanyian kita kepada-Nya. Maria tatkala dijumpai Malaikat Tuhan, diakhirnya berkata : jadilah padaku menurut perkataanmu itu, jadilah kepada Maria menurut yang Allah rencanakan dan sampaikan, begitu juga Yusuf dengan mengikuti suara dan pernyataan Tuhan, dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati mentaati semua yang Tuhan sampaikan. Maria memuliakan Tuhan dan hatinya bergembira karena Allah, Juruslamatnya, karena yang Mahakuasa melakukan perbuatan-perbuatan yang besar kepadanya, dan kepada kita dari masa ke masa. Oleh karenanya, seluruh umat Tuhan marilah menyanyi bagi Tuhan, karena segala perbuatan-perbuatannya atas kehidupan kita, Tuhan memperkenankan kita merayakan dan menikmati sukacita dan damai Natal di tahun ini, sekalipun masih berada dalam situasi dan kondisi pandemi yang masih harus kita hadapi. Dalam keaatan, iman dan penyerahan diri pada-Nya, kita terus dapat menikmati persekutuan yang saling menjaga dan memelihara kesehatan bersama. Di dalamnya kita turut mentaati pemerintah dalam semua himbauan dan peraturannya yang bertujuan agar kita semua berada dalam kesehatan nasional, kesehatan bersama. Selamat Natal Tuhan memberkati. BWP-hkbpjogja.org

wajah web201903

Login Form