
Mata Tuhan Tertuju Kepada Mereka Yang Takut Akan Dia
Mazmur 33:12-22
Selamat hari Minggu Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus….
Ada sebuah Lagu yang sering dinyanyikan oleh Sekolah Minggu, syairnya seperti ini: Mata Tuhan melihat, apa yang kita perbuat/ Buat yang baik maupun yang jahat/ Oleh sebab itulah, jangan berbuat jahat/ Ingat, Tuhan melihat! Ini adalah lagu Sekolah Minggu yang familiar di telinga kita. Lagu ini mengingatkan bahwa apa pun yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Kita selalu menjadi bagian perhatian Tuhan. Pernahkan saudara merasa diperhatikan secara khusus oleh seseorang yang saudara cintai? Pada saat kita diperhatikan secara khusus pasti hati kita akan senang, Bahagia. Begitulah juga Tuhan selalu memperhatikan kita, sebagaimana thema khotbah kita “mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia”
Dalam Mazmur 33 ayat 13 dan 18, dinyatakan bahwa mata Tuhan tertuju pada kita; Ia melihat semua anak manusia. Maka, kita perlu menilik hidup kita, perilaku kita, apakah segala yang kita lakukan mencerminkan cara hidup yang mempermuliakan dan memuji Allah? Mazmur 33:12-22 ini menggarisbawahi pentingnya ketergantungan kepada Allah. Ini menekankan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan akan menerima berkat-Nya, dan respon yang tepat kepada Allah adalah memiliki kesetiaan, pujian dan rasa syukur kepada-Nya yang selalu memperhatian umat-Nya. Perhatian disini buka sekedar melihat sepintas, melainkan memperhatikan segala yang dikerjakan, diperbuat, segala yang dilakukan. Dan Pemazmur menyebutkan manusia yang diperhatikan Tuhan sebagai yang berbahagia. Ay.12: “Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN….”
Jemaat yang terkasih dalam Kristus Yesus……
Dalam Ayat 13-15, ada empat kata visual yang dipergunakan menunjukkan tidakan Allah kepada manusia; memandang, melihat, menilik dan memperhatikan segala sesuatu yang dilakukan setiap orang. Allah Israel mengawasi semua orang di bumi ini. Tidak ada satu pun yang luput dari pandangan Allah. Dia Tahu setiap detail kehidupan kita yang ada di dunia ini, di setiap tempat, situasi, keadaan. Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Amsal 15:3 “Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik”.
Namun Allah bukan hanya melihat perbuatan kita, tetapi bahkan juga mengetahui isi hati kita (ayat 15: Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka). Kalau pengenalan manusia dan kekuatannya terbatas namun Dia tidak terbatas; apa yang berkuasa dan kuat menurut ukuran dunia juga penuh dengan keterbatasan tetapi melebihi dari semuanya itu (bnd. ayat 16-17). Kalau pengenalan manusia kepada sesamanya masih terbatas tetapi berbeda dengan Allah, Dia mengenal kita bahkan jauh dari kita mengenal pribadi kita sendiri. Allah mengenal kita, tahu isi hati kita. Tidak ada sesuatu apa pun yang dapat kita sembunyikan dari-Nya. Tuhan Tahu apa yang kita perbuat.
Bapa/Ibu anak-anak kami yang diberkati Yesus Kristus….
Namun perhatian Tuhan tertuju kepada pelaku kebenaran firman Tuhan. Ayat 18-19, disebutkan mata Tuhan selalu tertuju kepada anak-anakNya yang berharap akan kasih setia-Nya. Ada perhatian khusus, ada perlindungan khusus dari Tuhan bagi mereka yang takut akan Tuhan. Dia akan menjadi penolong (ayat 20). Dan tentunya perhatian Tuhan kepada umatNya akan membawa sukacita, bersyukur dan semakin percaya kepada-Nya (ay. 21-22).
Pemazmur, mengajak kita orang percaya, untuk tetap bersyukur, memuji Tuhan, selalu berharap akan kasih setia-Nya setiap saat, melakoni hidup yang berkenan, hidup benar di hadapan Tuhan. Jangan hanya berperilaku benar ketika ada orang yang melihat; berbuat benar ketika ada yang melihat, tetapi berlaku sebaliknya ketika tidak ada yang melihat. Mari kita belajar dan berusaha untuk terus memuji, memuliakan dan membalas segala kebaikan Tuhan melalui sikap hidup yang benar di hadapan-Nya. Ingat! Mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia. Amin. ABP.